Cara Menstimulasi Motorik Kasar Anak

Motorik kasar adalah gerakan tubuh menggunakan otot-otot besar yang dipengaruhi oleh perkembangan anak secara fisik seperti menendang, duduk dan berdiri. Motorik kasar ini pun merupakan satu dari 4 area tumbuh kembang anak yakni kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasan komunikasi dan kecerdasan motorik. Kecerdasan motorik dapa dimaksimalkan dengan cara memberikan rangsangan atau stimulasi yang tepat seperti di bawah ini.

  • Bayi 0-3 Bulan

Pada usia ini, orang tua dapat memberikan stimulasi kepada bayinya dengan cara meletakkan bayi Anda dalam posisi tengkurap. Anda juga bisa mengajak si kecil untuk mengangkat kepalanya dengan cara mensejajarkan wajah ibu dengan si bayi sambil memanggil namanya atau dengan membelai kepala dan leher belakangnya.

  • Bayi 4-6 Bulan

Pada usia ini, umumnya bayi sudah bisa memiringkan badan ke sisi kiri dan kanan, serta tengkurap. Dia pun telah bisa mengguingkan badan dan menggunakan dua tangan untuk mengesplorasi mainan. Stimulasi yang bisa orang tua berikan adalah dengan mengajaknya bermain seperti menyembunyikan mainan di atas kepalanya dan memindahkan mainan tersebut secara perlahan ke salah satu sisinya sehingga bayi memiringkan badan. Pada usia ini, orang tua juga bisa mulai memposisikan bayi untuk duduk.

  • Bayi 7-9 Bulan

Stimulasi yang baik di usia 4-6 bulan pun akan membuat bayi Anda telah bisa duduk, berdiri dan merangkak di awal-awal usia ini. Cara sederhana untuk merangsang agar tumbuh kembang anak maksimal di usia ini cukup dengan meletakkan cermin di depan si kecil lalu membiarkannya melakukan gerakan mengangkat dan menurunkan bokong serta punggungnya. Bunda juga bisa melatihnya dalam menyeimbangkan badan dengan merangkak bersamanya. Selain itu, orang tua pun sudah mulai bisa memberdirikan bayi di depan ANda untuk melatih otot-otot kakinya.

Cara Menstimulasi Motorik Kasar Anak

  • Bayi 10-12 Bulan

Pada usia ini, si kecil umumnya sudah bisa mengangkat badannya untuk berdiri dan melangkah sendiri bahkan kemungkinan si kecil sudah bisa berjalan sendiri. Dia pun sudah mulai mendapat keseimbangan seperti duduk tanpa sandaran di belakangnya dan dapat memutar kepala tanpa kehilangan keseimbangan.

Stimulasi yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengajak si kecil untuk latihan berjalan di taman dengan memegang kedua tangan dan memberi semangat untuk si kecil mengayunkan kaki selangkah demi selangkah. Orang tua juga bisa meletakkan mainan dan memberikan semangat untuk si bayi dalam menggapai benda tersebut.

Demikianlah ulasan menganai cara menstimulasi motorik kasar anak. Dengan melakukannya secara benar dan di waktu yang tepat, maka tumbuh kembang anak khususnya pada area motorik kasar akan berkembang dengan baik. Berbagai informasi seputar stimulasi anak lainnya bisa Anda dapatkan di website WYETH.

Kolom Diskusi

Advertisement